Grup musik alternative rock legendaris, Pixies, kembali meramaikan industri musik global dengan merilis ulang album kompilasi bertajuk "Complete B-Sides 1988-97". Langkah ini dinilai mengikuti tren industri musik modern yang gencar mengemas ulang rekaman demo, lagu-lagu side-B, hingga edisi deluxe demi menyasar para kolektor piringan hitam dan penggemar fanatik.
// RELATED STORIES
Berdasarkan laporan ulasan dari pengamat musik Ben Forrest di media Far Out Magazine, peluncuran ulang oleh label 4AD ini menandai pertama kalinya seluruh trek pendukung tersebut tersedia bersama dalam format vinyl. Album kompilasi ini diproduseri oleh Gil Norton, Gary Smith, serta para personel Pixies sendiri, dengan keunggulan proses remastering mutakhir langsung dari pita analog aslinya.
Dari pantauan redaksi, daftar lagu dalam album ini menyajikan kombinasi yang beragam antara karya berkualitas tinggi dan lagu pengisi. Beberapa trek seperti "River Euphrates" dan "Into the White" berhasil menghadirkan kembali magis masa lalu Pixies yang sangat dicintai, sementara beberapa lagu lain dinilai hanya sekadar "menarik" tanpa memberikan kepuasan maksimal untuk didengarkan berulang kali.
Menurut ulasan tersebut, salah satu momen menarik dalam album ini adalah interpretasi Black Francis terhadap lagu "In Heaven (Lady In The Radiator Song)" yang merupakan soundtrack film legendaris Eraserhead karya David Lynch. Selain itu, pendengar juga dapat merasakan pengaruh kuat dari intro lagu "I Got A Right" milik The Stooges dalam salah satu aransemen mereka.
Tim redaksi mengamati bahwa materi dalam kompilasi ini sebenarnya bukan hal baru bagi para loyalis Pixies, mengingat lagu-lagu tersebut sudah pernah dikemas bersama pada tahun 2001 silam. Melalui perilisan ini, terlihat jelas betapa krusialnya peran mantan basis Kim Deal dalam membentuk karakter suara Pixies di era awal, serta bagaimana penurunan kualitas musik mereka terasa cukup signifikan setelah kepergiannya.