Aridec Terfrain Aridec Terfrain
/home / berita / Kisah di Balik Lagu 1966 Saat The...
BERITA

Kisah di Balik Lagu 1966 Saat The Beatles Meniru Musik Motown

by Tim Redaksi Aridec Terfrain ⎯ 2 min read ⎯ 21 Juni 2026
Grup musik legendaris The Beatles yang terinspirasi gaya musik Motown dalam album Revolver 1966

Grup musik legendaris The Beatles yang terinspirasi gaya musik Motown dalam album Revolver 1966

The Beatles diakui secara luas sebagai salah satu grup musik terbesar dalam sejarah perkembangan musik dunia. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bagaimana band asal Liverpool ini selalu berhasil memanfaatkan momentum dengan tepat di tengah ketatnya persaingan industri musik global pada era 1960-an. Inovasi demi inovasi terus mereka lahirkan demi mempertahankan posisi di puncak popularitas, meninggalkan para kompetitor yang berjuang keras untuk mengimbangi kreativitas mereka.

Sebelum menemukan identitas musik yang unik, The Beatles mengawali karier mereka dengan memadukan elemen musik rock and roll klasik dan melodi pop modern. Berdasarkan catatan sejarah, titik balik evolusi musikalitas mereka mulai terlihat jelas saat merilis album kelima dan keenam, Help! dan Rubber Soul. Melalui kedua karya tersebut, mereka membuktikan diri mampu melangkah jauh melampaui batas-batas musik konvensional pada zamannya.

Memasuki pertengahan dekade 1960-an, popularitas yang luar biasa memberikan kebebasan penuh bagi The Beatles untuk mengeksplorasi genre baru. Dari pantauan redaksi, momentum ini juga mereka manfaatkan untuk menyerap pengaruh dari tren musik lain yang sedang naik daun. Salah satu pengaruh terbesar datang dari musik penuh jiwa milik label rekaman asal Detroit, Motown, yang saat itu merajai tangga lagu lewat artis seperti The Supremes dan The Miracles.

Rasa kagum terhadap karakteristik musik tersebut mendorong The Beatles untuk mengadaptasi gaya serupa ke dalam salah satu trek di album legendaris mereka, Revolver, yang dirilis pada tahun 1966. Meskipun lagu berjudul "Got To Get You Into My Life" tersebut secara dominan ditulis oleh Paul McCartney, nuansa yang dihadirkan sangat kental dengan warna musik khas Amerika Serikat.

Dalam sebuah wawancara bersama Rolling Stone pada tahun 1968, John Lennon secara terbuka menjelaskan bahwa lagu tersebut memang menjadi eksperimen mereka dalam meniru aransemen instrumen tiup yang meriah dan megah ala Motown. "Tentu saja, kami sedang memainkan bagian Tamla Motown kami," ungkap John Lennon saat menjelaskan proses kreatif di balik lagu bernuansa ceria tersebut.

John Lennon kemudian menambahkan pandangannya mengenai bagaimana seluruh elemen dalam musik pop akan selalu saling bersinggungan satu sama lain dari waktu ke waktu. "Anda tahu, kami dipengaruhi oleh apa pun yang sedang tren saat itu. Bahkan jika kami tidak merasa terpengaruh, kami semua menuju ke arah yang sama pada waktu tertentu. Jika Anda memutar piringan hitam milik The Stones dan The Beatles sekarang, meskipun kami terpisah jauh, Anda akan menemukan banyak kesamaan," pungkasnya.

// TOPICS
#the_beatles #motown #revolver #john_lennon #paul_mccartney #musik_internasional
Pemantau Berita & Tren 24/7

Redaksi Aridec Terfrain terdiri dari tim jurnalis dan editor yang berdedikasi menyajikan berita akurat dan terkini. Dengan latar belakang di berbagai bidang—dari seni, travel, hingga berita umum—kami bekerja tanpa lelah untuk menyaring informasi dan menyajikannya dalam format yang mudah dipahami. Kami percaya bahwa informasi berkualitas adalah hak setiap orang, dan itu adalah misi kami untuk menyediakannya.