Sebuah sumur kuno yang dipercaya merupakan peninggalan bersejarah dari Sunan Kudus menyimpan cerita mistis yang menarik perhatian masyarakat. Sumur yang dikenal dengan nama Sumur Puter ini terletak di balik gang sempit kawasan Desa Langgardalem, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Berdasarkan pantauan redaksi di lokasi, keberadaan sumur ini diselimuti mitos unik mengenai fenomena orang yang berjalan berputar-putar tanpa bisa menemukan jalan keluar.
// RELATED STORIES
Menurut penuturan Pemangku Sumur Puter, Mohammad Romza, beberapa orang yang melintas di kawasan tersebut kerap tersesat dan kembali lagi ke titik semula di sekitar sumur. Fenomena ini biasanya menimpa orang asing yang melintas dengan pikiran kosong atau sedang dalam kondisi tidak fokus. "Jadi kadang-kadang orang yang berjalan di kampung kita (Langgardalem), utamanya di sekitar lokasi ini, memang tidak boleh kosong. Harus punya tujuan, nanya atau bagaimana. Jadi jangan istilahnya linglung, jadi nanti akan diputar di sini. Tidak akan keluar kalau belum ada menyentuh atau menyapa," kata Romza memberikan penjelasan.
Mohammad Romza menceritakan lebih lanjut bahwa dirinya pernah mengamati langsung seorang pengunjung yang terus berjalan memutar di area sumur tersebut. Setelah beberapa kali berputar di rute yang sama, orang tersebut akhirnya duduk terdiam seperti orang yang kehilangan arah. Dari pengamatan tim redaksi, setelah menyadari kondisi janggal tersebut, pihak pemangku segera menghampiri dan menolong orang itu untuk mengembalikan kesadarannya karena kondisi psikologis yang labil diyakini memicu terjadinya hal mistis tersebut.
Berdasarkan informasi dari Pengurus Perhimpunan Punden dan Belik Kasunan Kudus pada Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Muhammad Syukron, kisah-kisah di luar nalar mengenai orang yang tersesat di area punden ini memang sudah lama berkembang. Kendati keanehan tersebut sulit dijelaskan secara ilmiah, pihak yayasan berkomitmen untuk terus menjaga kelestarian situs. "Harapannya (sumur puter) bisa dirawat oleh pihak dari pemerintah, dan kami bisa membantu di sana. Ini suatu yang hal tidak dipungkiri ketika merawat punden, memang ada keanehan," ujar Syukron.
Selain kental dengan nuansa mistis, Sumur Puter hingga kini masih memegang peranan penting dalam tatanan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Kudus. Menurut penjelasan Muhammad Syukron, masyarakat setempat rutin memanfaatkan area sumur ini sebagai pusat kegiatan adat seperti tradisi bancakan atau syukuran. Ritual selamatan ini biasanya digelar oleh warga sekitar yang hendak melaksanakan hajatan besar, mulai dari upacara pernikahan hingga acara khitanan keluarga.