Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta resmi menggelar Jakarta Light Festival 2026 di kawasan Kota Tua Jakarta, tepatnya di Taman Fatahillah. Berdasarkan informasi resmi, festival visual tahunan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, mulai Minggu (21/6/2026) hingga Senin (22/6/2026).
// RELATED STORIES
Menurut penyelenggara, pergelaran seni cahaya ini dibuka untuk umum mulai pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB. Acara berskala besar ini sengaja diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta yang jatuh pada bulan Juni ini.
Dari pantauan redaksi di lokasi, masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian pertunjukan megah ini secara gratis tanpa dipungut biaya masuk. Selain menyuguhkan instalasi cahaya yang artistik, festival ini juga dimeriahkan oleh panggung hiburan konser musik yang menampilkan deretan musisi serta seniman tanah air.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, perpaduan antara pencahayaan modern dan arsitektur ruang publik bersejarah di Taman Fatahillah menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung. Suasana Kota Tua pada malam hari berubah menjadi lebih hidup dengan latar belakang berbagai atraksi visual canggih yang telah disiapkan secara matang.
Jakarta Light Festival 2026 ini menghadirkan tiga pilar pertunjukan visual utama yang memanjakan mata penonton. Pengunjung yang memadati area cagar budaya tersebut akan disuguhi pertunjukan "video mapping", "light installation" (instalasi cahaya), serta "lighting show" (pertunjukan cahaya) yang diproyeksikan langsung pada dinding bangunan kolonial.
Menurut jadwal yang dilansir dari akun Instagram resmi @kotatua.jkt, sejumlah musisi dan seniman lokal telah mengonfirmasi kehadiran mereka untuk menghibur para penonton sejak hari pertama festival pada Minggu (21/6/2026). Antusiasme warga terlihat sangat tinggi untuk menyaksikan performa para penampil favorit mereka.
Kemeriahan festival visual ini dipastikan akan terus berlanjut hingga Senin (22/6/2026) malam dengan susunan penampil ("line up") yang berbeda dari hari sebelumnya. Melalui acara ini, pemerintah daerah berharap dapat mendongkrak sektor pariwisata urban sekaligus memberikan hiburan edukatif yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Jakarta.