Aridec Terfrain Aridec Terfrain
/home / travel / Bendung Surokarsan Yogya Berpotensi...
TRAVEL

Bendung Surokarsan Yogya Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru

by Bagas Prakarsa ⎯ 2 min read ⎯ 21 Juni 2026
Kawasan potensi wisata Bendung Surokarsan di aliran Sungai Code Yogyakarta

Kawasan potensi wisata Bendung Surokarsan di aliran Sungai Code Yogyakarta

Pemerintah Kota Yogyakarta terus berupaya memperluas dan mengembangkan kawasan wisata baru di wilayahnya. Walaupun secara administratif wilayah Kota Yogyakarta tidak seluas kabupaten lainnya di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), inovasi pemanfaatan ruang publik terus dioptimalkan. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, salah satu titik potensial yang sedang dibidik untuk menjadi magnet pariwisata lokal adalah area di sekitar aliran sungai.

Menurut Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, kawasan yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru adalah area Bendung Surokarsan yang terletak di Mergangsan. Kawasan yang berada di sepanjang aliran Sungai Code ini dinilai memiliki modal infrastruktur yang mumpuni. Dari pantauan redaksi, lokasi tersebut sudah dilengkapi dengan bangunan pendopo khas Jawa yang representatif serta fasilitas jogging track untuk aktivitas olahraga masyarakat.

Wali Kota Yogyakarta berharap keberadaan infrastruktur tersebut dapat memicu lahirnya destinasi wisata baru dalam lingkup lokal yang mandiri. "Ini bisa menjadi ruang tampil seni budaya, terutama pada malam libur. Kawasan sungai bisa menjadi balai atau panggung bagi kampung-kampung budaya di sekitarnya. Dari situ magnet wisata bisa tumbuh dan berkembang secara bertahap," jelas Hasto Wardoyo pada Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan rencana pengembangan tersebut, keterlibatan aktif dari warga setempat menjadi syarat mutlak, terutama dalam menjaga kebersihan ekosistem Sungai Code. Masyarakat di sekitar bantaran diharapkan memupuk rasa kepemilikan yang tinggi terhadap sungai, sehingga muncul kesadaran dan rasa malu jika membuang sampah sembarangan. Pembentukan komunitas peduli sungai dinilai menjadi langkah strategis untuk menjadi garda terdepan dalam mengedukasi warga.

Menurut Hasto Wardoyo, program perawatan sungai dari pemerintah tidak akan pernah berjalan optimal tanpa adanya partisipasi langsung dari masyarakat yang beraktivitas sehari-hari di bantaran sungai. "Komunitas ini akan lebih efektif dan efisien karena anggotanya adalah warga yang setiap hari berada di sekitar sungai. Ketika rasa peduli dan rasa memiliki itu tumbuh dari masyarakat sendiri, maka kepedulian terhadap sungai akan jauh lebih kuat," tambahnya.

Hubungan emosional dan pengawasan antartetangga diyakini mampu mendorong perubahan perilaku yang nyata, seperti saling mengingatkan untuk menjaga kelestarian lingkungan air. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara Komunitas Peduli Sungai, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta perangkat daerah terkait menjadi kunci utama agar pengelolaan wisata air ini dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

// TOPICS
#bendung_surokarsan #wisata_yogyakarta #sungai_code #hasto_wardoyo #mergangsan #komunitas_peduli_sungai
Penjelajah & Penulis Perjalanan

Bagas Prakarsa adalah seorang travel writer yang telah mengunjungi lebih dari 40 negara. Dari puncak Himalaya hingga pantai tersembunyi di Pasifik, ia menulis bukan hanya tentang destinasi, tapi tentang pengalaman dan pertemuan dengan manusia-manusia menarik di perjalanan. Dengan kamera dan buku catatan sebagai sahabat setia, Bagas membagikan cerita perjalanan yang menginspirasi pembaca untuk berani melangkah keluar dari zona nyaman.