Fiona Apple dikenal luas sebagai salah satu musisi kontemporer paling berbakat di industri musik global. Namun, di balik kepiawaiannya menulis lirik yang tajam, ia juga merupakan seorang interpreter lagu yang luar biasa. Melalui berbagai penampilannya, Apple mampu memberikan penghormatan mendalam kepada para pendahulunya sembari mengubah lagu-lagu tersebut seolah menjadi miliknya sendiri. Dari pantauan redaksi, kemampuannya menjelajahi berbagai spektrum emosi membuat setiap lagu cover yang ia bawakan selalu dinantikan oleh para penggemar.
// RELATED STORIES
Berdasarkan keterangan dari teman sekamarnya, Zelda Hallman, Fiona Apple diketahui tidak mendengarkan musik sama sekali saat sedang menggarap proyek baru agar tidak terpengaruh oleh karya orang lain. Kendati demikian, ia adalah artis yang sangat terinspirasi oleh sejarah musik. Salah satu penampilannya yang memukau adalah saat membawakan "Tombstone Blues" milik Bob Dylan bersama band Watkins Family Hour. Apple tampak sangat menikmati penampilannya di atas panggung, mempermainkan setiap suku kata dengan penuh energi.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa Apple juga sangat mahir dalam membawakan musik lintas genre, termasuk musik country klasik. Hal ini dibuktikannya lewat interpretasi lagu "Walkin" After Midnight" yang dipopulerkan oleh Patsy Cline pada tahun 1956. Apple berhasil menyalurkan rasa patah hati yang mendalam lewat vokalnya yang khas, sekaligus membuktikan bahwa ia mampu bersaing dengan jajaran penyanyi country terbaik jika ia menginginkannya.
Menurut ulasan musik global, kekuatan vokal Apple yang rapuh namun menyayat hati sangat terasa saat ia menyanyikan "All Alone" karya Irving Berlin. Lagu yang aslinya sudah memiliki lirik melankolis ini bertransformasi menjadi sebuah pertunjukan yang sangat emosional dan penuh kekuatan di tangan Apple. Ketukan dan ritme yang ia bawakan mampu menyentuh perasaan terdalam bagi siapa saja yang mendengarkannya.
Tidak kalah memukau, Apple juga memberikan kontribusi luar biasa dalam album tribut The Best Is Yet To Come – The Songs Of Cy Coleman pada tahun 2009. Ia membawakan dua lagu bertajuk "Why Try to Change Me Now?" dan "I Walk a Little Faster". Melalui kedua lagu standar jazz ini, Apple menampilkan vokal yang berdiri tegak melampaui penampilan pengisi album lainnya, memicu harapan para penggemar agar ia merilis album khusus jazz suatu hari nanti.
Klub malam Largo di Los Angeles sering kali menjadi markas kedua bagi sang penyanyi yang dikenal cukup tertutup ini. Di tempat inilah, Apple memberikan salah satu penampilan terbaiknya lewat lagu "River Stay Away From My Door" karya Mort Dixon dan Harry M Woods. Berdasarkan pengamatan emosi penampilannya, Apple berpindah dari vokal yang lembut hingga teriakan bertenaga seperti arus sungai, menutup pertunjukan dengan kualitas elemental yang menyamai legenda musik dunia.