Aridec Terfrain Aridec Terfrain
/home / travel / Mengenal Shinrin-yoku: Terapi Hutan...
TRAVEL

Mengenal Shinrin-yoku: Terapi Hutan Meditatif Populer dari Jepang

by Tim Redaksi Aridec Terfrain ⎯ 2 min read ⎯ 07 Juni 2026
Seorang wisatawan sedang melakukan terapi hutan meditatif Shinrin-yoku di Jepang

Seorang wisatawan sedang melakukan terapi hutan meditatif Shinrin-yoku di Jepang

Berjalan di tengah keheningan hutan sembari mendengarkan kicauan burung dan menyaksikan pendar sinar matahari di sela-sela dedaunan terbukti mampu membuat pikiran menjadi lebih rileks. Berdasarkan laporan dari Japan Travel, masyarakat Jepang memiliki metode khusus untuk melepaskan penat dan memulihkan energi yang dikenal dengan istilah Shinrin-yoku atau terapi hutan. Praktik ini kini bahkan gencar dipromosikan oleh para dokter sebagai bagian dari menjaga kebugaran tubuh serta kesehatan mental.

Menurut penjelasan ilmiah, aktivitas ini pada dasarnya merupakan kegiatan sederhana yang mengoptimalkan seluruh indra tubuh untuk menyerap atmosfer hutan yang asri demi mendapatkan sensasi ketenangan. Untuk memulainya, seseorang cukup melakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai secara perlahan atau sekadar duduk diam sembari meresapi berbagai suara alam di sekitarnya. Dari pantauan redaksi, Jepang kini juga telah menyediakan pemandu terlatih bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman ekoterapi meditatif yang lebih terstruktur selama dua hingga tiga jam.

Berdasarkan catatan sejarahnya, metode pengobatan alami ini mulai diinisiasi pada tahun 1980-an sebagai penawar bagi masyarakat yang mengalami kelelahan mental ekstrem akibat ledakan kemajuan teknologi kala itu. Menyadari dampak negatif dari depresi seperti penurunan fokus serta timbulnya rasa nyeri pada tubuh, para praktisi kesehatan di Jepang mulai mencoba kembali ke metode alam yang bersifat tradisional.

Presiden Komunitas Terapi Hutan sekaligus pakar dari Fakultas Kedokteran Nippon di Tokyo, Dokter Qing Li, MD, Ph.D, menjelaskan bahwa gangguan mental dalam diri dapat memicu emosi negatif yang memengaruhi kehidupan sehari-hari. "Melalui terapi hutan selama beberapa jam saja, seseorang mampu menyangkal emosi negatif yang berlebihan dalam tubuh," ujar Dokter Qing Li dalam sebuah literatur kesehatan.

Menurut pengamatan tim redaksi, Shinrin-yoku memiliki kemiripan filosofis dengan praktik meditasi Zen tradisional Jepang, di mana keduanya menuntut fokus penuh pada ketenangan diri sendiri. Hasil penelitian di Jepang menunjukkan bahwa terapi hutan secara teratur mampu memperbaiki kualitas tidur, menjaga suasana hati, melatih kemampuan konsentrasi, hingga menurunkan tingkat hormon stres dalam tubuh secara signifikan.

Bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang, aktivitas ini kini menjadi salah satu agenda wisata kebugaran yang sangat diminati. Sesi terapi meditatif ini biasanya akan dipandu oleh pelatih profesional agar peserta dapat lebih mengapresiasi keindahan alam sekitar, dan umumnya akan ditutup dengan prosesi upacara teh yang hangat. Beberapa lokasi terbaik yang direkomendasikan untuk menjajal terapi ini antara lain kawasan Pegunungan Alpen Jepang, kompleks kuil di Semenanjung Kii, serta area hutan asri di Taman Nasional Yoshino-Kumano.

// TOPICS
#shinrin-yoku #terapi_hutan #kesehatan_mental #wisata_jepang #ekoterapi #meditasi_zen
Pemantau Berita & Tren 24/7

Redaksi Aridec Terfrain terdiri dari tim jurnalis dan editor yang berdedikasi menyajikan berita akurat dan terkini. Dengan latar belakang di berbagai bidang—dari seni, travel, hingga berita umum—kami bekerja tanpa lelah untuk menyaring informasi dan menyajikannya dalam format yang mudah dipahami. Kami percaya bahwa informasi berkualitas adalah hak setiap orang, dan itu adalah misi kami untuk menyediakannya.