Aridec Terfrain Aridec Terfrain
/home / berita / Wawancara Eksklusif Baby Dave:...
BERITA

Wawancara Eksklusif Baby Dave: Kehidupan, Musik, dan Kedekatan dengan Alam

by Tim Redaksi Aridec Terfrain ⎯ 2 min read ⎯ 01 Juni 2026
Isaac Holman alias Baby Dave saat menghadiri sesi wawancara eksklusif Existential Boozer

Isaac Holman alias Baby Dave saat menghadiri sesi wawancara eksklusif Existential Boozer

Obrolan ringan sering kali terasa tidak berarti karena hanya menjadi perantara percakapan transaksional yang tidak benar-benar membuka kepribadian seseorang. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Isaac Holman, atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Baby Dave. Sosok yang telah menjadi pilar penting dalam kancah musik Inggris selama satu dekade terakhir ini memiliki kedalaman hidup dan karier yang jauh melampaui sekadar pembahasan mengenai perubahan cuaca.

Dari pantauan redaksi, perjalanan karier Holman sangat berwarna, mulai dari meluncurkan Soft Play sebagai unit indie yang perkasa di era pasca-Brexit, menarik diri ke kehidupan yang tenang dengan fokus pada berkebun, hingga proyek solo eksperimental terbarunya, Baby Dave. Berdasarkan pengamatan tim redaksi saat menemuinya di sesi Existential Boozer milik Far Out, Holman tampak santai menikmati bir sambil membagikan pandangan eksistensialnya mengenai industri musik, kolaborasinya dengan Damon Albarn, hingga kecintaannya yang besar pada alam.

Dalam wawancara mendalam tersebut, Holman mengungkapkan bahwa kebahagiaan sempurnanya adalah saat matahari bersinar dan ia dikelilingi oleh burung merpati. Kehidupan di studio musik juga menjadi tempat di mana ia merasa paling bahagia. "Saya mengalami waktu yang sangat menyenangkan ketika berada di studio bersama teman-teman saya, saya tidak pernah merasa lebih bahagia daripada saat sedang membuat sesuatu," ujar Holman saat ditanya mengenai proses kreatif album terbarunya.

Uniknya, album pertama Baby Dave banyak dipengaruhi oleh musisi legendaris Damon Albarn yang turut bertindak sebagai ko-produser. Holman mengakui bahwa kemampuannya bermain keyboard sangat mendasar karena ia membuat semua ketukan menggunakan GarageBand di laptop. Menurut Holman, keterlibatan Damon Albarn yang memainkan banyak instrumen di album tersebut membuat kualitas musiknya menjadi jauh lebih baik.

Selain musik, Holman ternyata memiliki ketertarikan yang sangat unik terhadap satwa liar. Berdasarkan penuturannya, salah satu pencapaian terbesar dalam hidupnya justru terjadi tahun lalu ketika ia berhasil membangun hubungan saling percaya dengan seekor luwak (badger). Setiap malam ia keluar pada waktu yang sama untuk membawakan makanan favorit hewan tersebut seperti kacang tanah dan aprikot kering, meskipun ia merasa sedih karena harus pindah kota sebelum sempat memberi makan langsung dari tangannya.

Kini, Holman telah menetap di Brighton, kota pelabuhan yang ia sebut sebagai tempat tinggal favoritnya karena memiliki suasana yang bebas, dipenuhi orang-orang eksentrik, dekat dengan laut, serta didukung oleh kancah musik dan kehidupan alam liar yang bagus. Di sela-sela waktu luangnya saat tidak sedang menjalani tur musik, Holman juga masih sering kembali menekuni profesinya sebagai tukang kebun.

Di akhir sesi wawancara, Holman merefleksikan karya terbaiknya sejauh ini dan memilih lagu berjudul "Am I Clean?" sebagai lagu Baby Dave favoritnya. Menurut pengakuan jujurnya, lagu yang baru saja dirilis tersebut memiliki makna yang sangat personal dan mendalam bagi dirinya. "Itu adalah sebuah lagu tentang obsessive compulsive disorder (OCD), yang mana saya mengidap kondisi tersebut, dan ya, lagu itu memiliki getaran yang bagus," pungkas Holman.

// TOPICS
#baby_dave #isaac_holman #soft_play #damon_albarn #musik_indie #wawancara_artis #kancah_musik_inggris
Pemantau Berita & Tren 24/7

Redaksi Aridec Terfrain terdiri dari tim jurnalis dan editor yang berdedikasi menyajikan berita akurat dan terkini. Dengan latar belakang di berbagai bidang—dari seni, travel, hingga berita umum—kami bekerja tanpa lelah untuk menyaring informasi dan menyajikannya dalam format yang mudah dipahami. Kami percaya bahwa informasi berkualitas adalah hak setiap orang, dan itu adalah misi kami untuk menyediakannya.